Ancaman siber mengintai transaksi uang elektronik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Malam semakin larut, orang-orang mulai berdatangan menuju kawasan GoFood Festival Gelora Bung Karno (GBK). Pusat kuliner ini mampu menarik para pecinta olah raga yang lelah setelah melakukan aktivitas olah raga di malam hari untuk mencari makan.

Mengasak perut setelah bercucuran keringat, mengajak tubuh bergerak demi kesehatan. Ada yang berlari, aerobik, maupun sepeda di sekitar GBK. Tak ada yang mengkomando mereka untuk mendatangi GoFood Festival ini. Memang di lokasi ini terdapat puluhan gerai makanan dan minuman beraneka ragam jenisnya.

Padahal tak jauh dari sana bila berjalan 200 meter, para pecinta olah raga ini bisa menemukan gerai makanan di pusat perbelanjaan yang sempat hit di Ibu Kota yakni FX Sudirman.


Namun, pesona GBK GoFood Festival masih lebih menarik. Apalagi tak jarang penyelenggara yakni GoJek lewat anak perusahaan GoPay memberikan potongan harga.

Baca Juga: Beredar rumor perceraian dengan Lippo, ini empat fakta penting terkait OVO

Kehadiran uang elektronik tidak hanya membuat pengguna senang dengan berbagai program promosi. Namun mitra penjual juga merasakan manfaat dari kehadiran teknologi pembayaran baru ini.

Tina pemilik kedai Pempek Jimmy di kawasan GBK GoFood Festival tampak sedang sibuk menggoreng pempek kapal selam yang sedang dibeli oleh salah satu pelanggannya.

Di GBK GoFodd festival ini hanya melayani transaksi menggunakan uang elektronik GoPay. Penjual cukup memasang kertas yang memuat gambar Quick Respond (QR) Code kedai. Lalu pembeli cukup memindai gambar tersebut dengan ponsel pintar. Secepat kilat, transaksi akan berhasil saat itu juga.

Baca Juga: Beredar rumor pisah, OVO tegaskan tetap gandeng Lippo Group

“Selain tidak ribet menyediakan uang kembalian untuk pelanggan. Sistem seperti ini saya tidak perlu lagi khawatir uang saya diambil karyawan. Kan uangnya langsung masuk rekening kita. Sedangkan kita kasih karyawan uang harian, mingguna, dan bulanan. Ya sistem persenan juga, agar mereka semangat kerja,” ujar Tina.

Kendati demikian, Tina mengaku memiliki lima gerai Pempek Jimmy yang tersebar di Jakarta. Di lokasi lainnya, Tina bilang tidak hanya bermitra dengan GoPay tapi juga pemain uang elektronik lainnya yakni OVO, dan DANA.

Editor: Yudho Winarto