KONTAN.CO.ID - Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt tidak memberikan banyak informasi baru terkait status negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Namun pada Rabu (25/3/2026), ia memperingatkan bahwa Presiden AS Donald Trump siap “melepaskan kekuatan penuh” jika Teheran menolak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. “Preferensi presiden selalu adalah perdamaian. Tidak perlu ada lagi kematian dan kehancuran,” ujar Leavitt kepada wartawan dalam konferensi pers seperti yang dilansir ABC News. “Namun, jika Iran gagal menerima realitas saat ini, jika mereka tidak memahami bahwa mereka telah dikalahkan secara militer dan akan terus demikian, Presiden Trump akan memastikan mereka dihantam lebih keras daripada sebelumnya,” lanjutnya.
Ancaman Trump: Iran Dihantam Lebih Keras Jika Tolak Damai
KONTAN.CO.ID - Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt tidak memberikan banyak informasi baru terkait status negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Namun pada Rabu (25/3/2026), ia memperingatkan bahwa Presiden AS Donald Trump siap “melepaskan kekuatan penuh” jika Teheran menolak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. “Preferensi presiden selalu adalah perdamaian. Tidak perlu ada lagi kematian dan kehancuran,” ujar Leavitt kepada wartawan dalam konferensi pers seperti yang dilansir ABC News. “Namun, jika Iran gagal menerima realitas saat ini, jika mereka tidak memahami bahwa mereka telah dikalahkan secara militer dan akan terus demikian, Presiden Trump akan memastikan mereka dihantam lebih keras daripada sebelumnya,” lanjutnya.
TAG: