Anda perlu tahu penyebab dan komplikasi radang panggul ini



KONTAN.CO.ID - Radang panggul atau Pelvic Inflammatory Disease (PID) adalah infeksi yang menyerang organ reproduksi wanita. Biasanya, penyakit tersebut diawali oleh infeksi bakteri di vagina lalu menyebar ke rahim, tuba falopi, dan ovarium.

Setiap wanita mengalami rasa sakit yang berbeda-beda. Dalam beberapa kasus, wanita tak mengalami gejala PID sama sekali. Penyakit yang diderita justru baru diketahui saat mereka sulit hamil atau mengalami sakit panggul kronis.

Mengutip dari Mayo Clinic, ada beberapa gejala yang bisa Anda rasakan saat mengalami PID. Mulai dari rasa sakit yang muncul di area panggul dan perut bagian bawah, jumlah keputihan yang keluar lebih banyak dari batas normal dan berbau tidak sedap, hingga demam.


Anda juga menjadi sering buang air kecil dan urin yang Anda keluarkan bisa bercampur dengan darah. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter sebelum kondisi kesehatan Anda menjadi lebih parah.

Baca Juga: Bahan alami ini efektif jadi obat radang tenggorokan

Penyebab radang panggul

Ada banyak jenis bakteri yang bisa menyebabkan PID. Namun, infeksi gonore dan klamidialah yang paling umum menjadi penyebabnya. Biasanya, infeksi bakteri itu terjadi saat Anda berhubungan seks tanpa pelindung.

Selain itu, bakteri juga bisa menginfeksi tubuh Anda melalui faktor-faktor yang kurang umum. Misalnya, infeksi terjadi selama menstruasi, setelah melahirkan, keguguran, atau aborsi.

Risiko penularan PID juga dapat meningkat karena beberapa faktor. Yakni, wanita berusia kurang dari 25 tahun yang aktif secara seksual dan pernah menderita PID atau infeksi seksual menular.

Membersihkan vagina dengan metode douching juga bisa menyebabkan hal yang sama karena menyebabkan ketidakseimbangan bakteri baik dan jahat.

Baca Juga: 6 Manfaat kencur sebagai obat herbal untuk masuk angin sampai radang lambung