KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong pemerintah untuk mengkaji ulang target pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan, termasuk batubara dan nikel untuk tahun produksi 2026. Ketua Komite Pertambangan Minerba bidang Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Dewan Pengurus Nasional APINDO Hendra S. Sinadia mengatakan, pihaknya memahami tujuan kebijakan tersebut untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen nikel dan eksportir batubara terbesar dunia serta menjaga harga global. Baca Juga: Industri Petrokimia Hitung Dampak Perang Iran & Cari Alternatif Pasokan Bahan Baku
Apindo Dorong Pemerintah Kaji Ulang Pemangkasan RKAB Tambang Tahun Ini
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong pemerintah untuk mengkaji ulang target pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan, termasuk batubara dan nikel untuk tahun produksi 2026. Ketua Komite Pertambangan Minerba bidang Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Dewan Pengurus Nasional APINDO Hendra S. Sinadia mengatakan, pihaknya memahami tujuan kebijakan tersebut untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen nikel dan eksportir batubara terbesar dunia serta menjaga harga global. Baca Juga: Industri Petrokimia Hitung Dampak Perang Iran & Cari Alternatif Pasokan Bahan Baku