Asal-usul virus corona dari pasar seafood Wuhan diragukan, China bungkam



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China bungkam pada hari Senin (27/1/2020) di tengah meningkatnya laporan ilmiah bahwa sumber wabah virus Wuhan yang mematikan tidak hanya berasal dari pasar makanan laut di kota.

Mengutip The Washington Times, Presiden Xi Jinping menghadapi kritik tajam yang meningkat di situs media sosial China karena tidak melakukan perjalanan ke kota yang terkena dampak virus corona di provinsi Hubei. Perdana Menteri China Li Keqiang malah tiba di Wuhan pada hari Senin dan memimpin upaya untuk menghadapi epidemi tersebut.

Walikota Wuhan dan sekretaris Partai Komunis untuk kota berpenduduk 11 juta itu menawarkan untuk mengundurkan diri di tengah kritik terhadap kesalahan pemerintah daerah dalam menangani wabah mematikan itu.


The Washington Times juga menulis, ada kecurigaan tentang kebocoran senjata biologis di Wuhan. Pasalnya, Laboratorium Keamanan Hayati Nasional Wuhan menangani virus mematikan dan penelitian sipil dan militernya terjalin di Tiongkok.

Baca Juga: Virus corona makin mencemaskan, China tunda jadwal masuk sekolah

The Washington Times melaporkan pada hari Jumat bahwa seorang mantan analis intelijen militer Israel pada program senjata biologis China mengatakan ada kemungkinan penyakit itu bocor dari salah satu dari dua fasilitas penelitian Tiongkok yang terkait dengan program senjata biologis rahasia China.

Institut Biosafety Nasional Laboratorium Virologi Wuhan adalah satu-satunya fasilitas yang dinyatakan di China yang mampu melakukan penelitian terhadap virus mematikan, termasuk sindrom pernafasan akut akut (SARS). China mendeklarasikan laboratorium kedua, Institut Produk Biologi Wuhan, sebagai bagian dari penelitian perang biologis di bawah Konvensi Senjata Biologis.

Baca Juga: Ada dugaan, virus corona terkait dengan program senjata biologis China yang bocor

Tim peneliti China yang beranggotakan 29 orang menuliskan dalam jurnal medis Inggris The Lancet, bahwa orang pertama yang terinfeksi virus Wuhan diidentifikasi pada 1 Desember dan tidak memiliki hubungan dengan pasar hewan di wilayah tersebut. Majalah Science melaporkan temuan penelitian itu pada hari Minggu.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie