Asing menadah saham-saham ini saat IHSG anjlok, Jumat (22/1)



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) menutup pekan ini dengan penurunan. IHSG parkir di zona merah, anjlok 1,66% atau terpangkas 106,76 poin ke level 6.307,12. Hampir sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona merah.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka menguat tipis ke 6.419,57 dan sempat menyentuh level tertingginya 6.428,49 sebelum berbalik arah dan turun ke level terendah 6.283,31 dan berakhir dengan mempersempit penurunan ke level 6.307,12.

Sementara itu, dalam sepekan IHSG juga turun sebesar 1,04%.


Seluruh sektor turun. Sektor tambang turun paling dalam diikuti infrastruktur, konstruksi, perkebunan, industri dasar dan manufaktur. Masing-masing turun 4,09%, 2,82%, 2,60%, 2,15%, 2,05% dan 1,58%.

Baca Juga: IHSG anjlok, saham-saham ini banyak diobral asing, Jumat (22/1)

Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 17,27 miliar dengan nilai perdagangan Rp 17,33 triliun. Sebanyak 396 saham turun dan 107 saham naik, serta 128 saham tidak berubah nilainya.

Di tengah penurunan IHSG, investor asing malah membukukan net buy atau beli bersih di seluruh pasar sebesar Rp 69,83 miliar dan di pasar reguler asing juga mencatat net buy sebesar Rp 137,70 miliar.

Investor asing paling banyak mengoleksi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 196,8 miliar. Saham BBCA ditutup menguat tipis 0,07% ke Rp 35.400 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 18,7 juta dengan nilai transaksi Rp 664,0 miliar.

Selain itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga diborong asing Rp 169,9 miliar. Namun saham BMRI turun tipis 0,69% ke Rp 7.200 per saham. Total volume perdagangan saham BMRI mencapai 81,99 juta dengan nilai transaksi Rp 594,2 miliar.

Baca Juga: Begini arah pergerakan IHSG jelang akhir Januari 2021

Kemudian asing juga menadah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 149,6 miliar. Saham BBRI turun 1,46% ke Rp 4.720 per saham. Total volume perdagangan saham BBRI mencapai 171,7 juta dengan nilai transaksi Rp 815,6 miliar.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada perdagangan Jumat:

Editor: Noverius Laoli