Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) kejar pendapatan US$ 64 juta di akhir 2019



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) kejar pendapatan hingga US$ 64 juta dan laba US$ 23 juta di akhir 2019.

Sekretaris Perusahaan BIPI Kurniawati Budiman menjelaskan target di 2020 hampir sama dengan 2019 dan harapannya pencapaian Astrindo bisa melebihi target tersebut. “Semua tergantung pada tingkat produksi pelanggan-pelanggan,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (4/11).

Namun, sayang Kurniawati belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai target di 2020 sebab peningkatan akan mengikuti pengguna jasa pelabuhan. Adapun di 2020 mendatang segmen sewa pelabuhan bakal kembali paling banyak berkontribusi ke pendapatan perusahaan.


Baca Juga: BIPI bukukan kenaikan pendapatan signifikan di kuartal III-2019

Kurniawati menyatakan target di akhir 2019 ini merupakan cerminan proyeksi dari apa yang sudah diraih sampai dengan kuartal III 2019 serta proyek Astrindo yang sudah beroperasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Hingga akhir September 2019, Astrindo membukukan pendapatan dan laba cemerlang. Bahkan perusahaan dengan kode BIPI ini mampu membalikkan rugi menjadi laba.

Melansir laporan keuangan kuartal III 2019, pendapatan BIPI melesat hingga 335% yoy menjadi US$ 48,07 juta dari sebelumnya US$ 11 juta pada kuartal III 2018.

Baca Juga: Realisasi Sembilan Proyek Molor, Astrindo (BIPI) Restrukturisasi Profil Keuangan

Editor: Handoyo .