Bangun PLTA Asahan 3, PLN bersiap tambah efisiensi dari energi hijau pada 2023



KONTAN.CO.ID - ASAHAN. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus menambah bauran energi hijau, salah satunya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3.

Manager Unit Pelaksana Proyek Pembangunan Pembangkit Sumatera 6 PLN, Agil Darmawan mengungkapkan bahwa kapasitas PLTA Asahan 3 ditargetkan mencapai 174 Megawatt (MW).

Agil menyebut, pembangkit yang merupakan salah satu proyek strategis nasional ini nantinya tak sekadar menambah pasokan listrik di Sistem 275 kiloVolt (kV) Sumatera, tapi juga meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT).


Ia menjelaskan, PLTA Asahan 3 terletak di dua kabupaten yaitu Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Menurut Agil, PLTA ini mengunakan sistem "run-of-river", yakni mengalirkan air dari sungai Asahan untuk dialirkan ke turbin air melalui terowongan (Headrace Tunnel) yang sedang dibangun sepanjang 8 kilometer, hingga ke Powerhouse serta memutar dua unit turbine dengan tipe Vertical-shaft Francis.

Baca Juga: PLN bangun PLTA dengan kapasitas total 1.500 MW

Sementara untuk mengonversi arus menjadi listrik sebesar 2 X 87 MW itu dibutuhkan air sekitar 106 meter kubik per detik.

"Nantinya listrik yang dihasilkan oleh PLTA Asahan 3 akan dialirkan melalui Gardu Induk Simangkuk, lalu masuk interkoneksi (di jaringan kelistrikan) Sumatera bagian Utara," ungkap Agil saat kunjungan lapangan ke lokasi proyek PLTA Asahan 3, Senin (9/3).

Pada kesempatan yang sama, Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengungkapkan bahwa pembangunan PLTA Asahan 3 telah dimulai pada tanggal 28 Maret 2019. Hingga saat ini, kata Dwi, progres pembangunan mencapai 5,11%.

Editor: Yudho Winarto