Bank sentral Australia membeli obligasi senilai A$ 5 miliar di QE putaran pertama



KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) membeli obligasi pemerintah daerah senilai A$ 5 miliar ($ 2,87 miliar) pada hari Jumat (20/3). Ini adalah putaran pertama program pelonggaran kuantitatif tanpa batas. RBA berupaya meredam goncangan ekonomi dari pandemi virus corona.

Operasi RBA bertujuan untuk mengurangi biaya pendanaan bagi bank sehingga kredit murah tersedia secara bebas di seluruh Australia yang berada di ambang resesi pertama dalam hampir tiga dekade.

Langkah ini membawa RBA ke dalam pengaturan kebijakan moneter yang belum pernah terjadi untuk mengendalikan kurva imbal hasil. Sejauh ini, hanya Jepang yang telah mencoba tapi hanya mampu sedikit merangsang ekonominya.


Baca Juga: Ada wabah corona, pemerintah akan relaksasi KUR hingga pembiayaan motor

Selama krisis keuangan global 2008-2009, kombinasi kebijakan fiskal dan moneter membantu Australia menghindari resesi yang telah menyelimuti sebagian besar negara maju. Hal ini memungkinkan RBA untuk menghindari kebijakan moneter yang tidak lazim.

Analis masih memperkirakan ekonomi Australia yang mencapai A$ 2 triliun menyusut tahun ini, terlepas dari langkah-langkah terbaru RBA. ANZ Banking Group memperkirakan pengangguran akan meningkat menjadi 7,8% dari posisi sekarang 5,1%.

"Kami tidak berpikir langkah-langkah ini akan cukup untuk mencegah kontraksi dalam ekonomi di kuartal kedua, tapi akan membatasi kerusakan ekonomi sampai batas tertentu dan memberikan titik awal yang lebih baik ketika pandemi berlalu," tulis ekonom ANZ dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Gara-gara corona, separuh perusahaan ritel China terancam kolaps dalam enam bulan

Upaya RBA mendorong bank-bank besar Australia untuk mengumumkan paket bantuan menyeluruh bagi usaha kecil, menawarkan pemotongan lebih dari 100 basis points untuk suku bunga pinjaman serta menunda pembayaran untuk mereka yang terkena virus.

Editor: Wahyu T.Rahmawati