Banyak yang lepas masker, Hong Kong larang bar jual alkohol



KONTAN.CO.ID - Hong Kong menghentikan semua kedatangan wisatawan dan penumpang transit di bandara, bergabung dengan kota-kota di seluruh dunia dalam pertempuran untuk menghentikan virus corona baru.

Selain itu, Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan, pemerintah berencana melarang penjualan alkohol di lebih dari 8.000 bar dan restoran, sebuah langkah luar biasa di kota yang tidak pernah tidur.

Lam dengan emosional menyatakan, banyak orang yang melepas masker mereka di bar. Dan bahkan, "Melakukan tindakan intim ketika mereka mabuk, meningkatkan risiko infeksi," katanya, Senin (23/3), seperti dikutip Reuters.


Baca Juga: Kata WHO, ada 20 vaksin virus corona di dunia yang sedang dikembangkan

"Jadi, kami akan menyarankan, karena memerlukan kerja legislatif, sekitar 8.600 restoran, bar, dan klub dengan lisensi minuman keras untuk sementara waktu menangguhkan penjualan alkohol dengan mengubah undang-undang," ujar Lam yang mengenakan masker.

"Kami sedang menyelidiki langkah-langkah lebih lanjut yang bisa kami lakukan dibanding menutup restoran sepenuhnya, karena kami tahu, banyak penduduk Hong Kong tidak memasak di rumah dan sering makan di luar," imbuh dia.

Meski begitu, alkohol akan tetap tersedia di supermarket dan toko serbaada di seluruh Hong Kong.

Editor: S.S. Kurniawan