Begini Capaian Kinerja Sektor Ketenagalistrikan Sepanjang Tahun 2021



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan memastikan ada 15 indikator dalam mengukur kinerja.

"Saat mengevaluasi capaian kinerja tahun kapan pun itu selalu berpegang pada 15 indikator kinerja mulai dari pembangkitan sampai kemudian yang kita sebut sebagai susut jaringan," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Tahun 2021 dan Program Kerja Tahun 2022 Subsektor Ketenagalistrikan hari ini, Selasa (18/1).

Rida melanjutkan, pada tahun 2021 terdapat penambahan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 1.901,74 MW, penambahan transmisi sepanjang 3.820,61 kms, penambahan Gardu Induk sebesar 7.731 MVA, penambahan Jaringan Distribusi sepanjang 14.480,1 kms dan Gardu Distribusi sebesar 2.775,42 MVA. Angka di atas merupakan prognosa sampai dengan Desember 2021.


"Untuk Konsumsi Listrik Per Kapita, terjadi peningkatan konsumsi listrik per kapitanya sebesar 1.123 kWh atau 93,3% dari target 2021 yang sebesar 1.203 kWh/ Kapita," ucap Rida.

Baca Juga: Kementerian ESDM Sebut Pasokan Batubara ke PLTU Membaik

Terkait Rasio Elektrifikasi, Rida mengatakan bahwa saat ini telah mencapai 99,45% dari target 2021 yang sebesar 100%. Rasio elektrifikasi ini mengalami peningkatan sebesar 0,25% dari tahun 2020 yang sebesar 99,20%.

Rida juga menyampaikan capaian System Average Interruption Duration Index (SAIDI), atau berapa lama listrik terganggu atau padam per pelanggan dalam satu tahun yaitu tercapai 6,00 jam pelanggan/tahun atau mencapai 140% dari target.

Sedangkan System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) yaitu berapa kali listrik terganggu atau padam per pelanggan dalam satu tahun, capaiannya adalah 4 kali pelanggan/tahun atau mencapai 150% dari target. Jumlah Pelanggan Listrik di tahun 2021 mengalami penambahan signifikan sebesar 81.530 ribu pelanggan atau sekitar 103% dari target.

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) subsektor ketenagalistrikan di triwulan IV 2021 dirilis mencapai 34% atau 100% dari target yang ditetapkan. Penurunan emisi CO2 Pembangkit, data prognosis triwulan IV 2021 mencapai 10,37 juta ton atau sekitar 210,8% dari target 2021 yang sebesar 4,93 juta ton. Status data prognosis triwulan IV 2021 untuk pengembangan smart grid tercapai 6 lokasi dari target sebanyak 5 lokasi.

Editor: Handoyo .