Belum selesai wabah corona, BI: Kita dikejutkan turunnya harga minyak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dunia anjlok sekitar 30% pada hari ini, Senin (9/3). Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, ini merupakan salah satu bukti bahwa ada penurunan globalisasi.

"Dunia masih menghadapi virus corona tadi malam. Pagi ini, kita dihentakkan dengan perang minyak yang kemudian harga minyak turun dari sekitar US$ 60 menjadi di kisaran US$ 30. Ini contoh bahwa globalisasi begitu cepat," jelas Perry dalam paparannya, Senin (9/3). 

Baca Juga: Wabah virus corona semakin meluas, Liga Italia berpotensi dihentikan


Berdasarkan Reuters, harga minyak yang turun menyusul langkah Arab Saudi untuk memulai perang harga setelah Rusia tolak pangkas produksi yang diusulkan oleh OPEC untuk menstabilkan pasar minyak yang khawatir akan penyebaran virus corona.

Reuters juga menunjukkan bahwa harga minyak mentah berjangka jenis Brent turun US$ 13,29 menjadi US$ 31,98 per barel. Bahkan, di transaksi sebelumnya harga minyak sempat melorot ke posisi US$ 31,02 dan merupakan yang terendah sejak 12 Februari 2016.

Tak hanya terkait penurunan harga minyak, Perry juga memberi contoh beberapa peristiwa yang terjadi cepat dan memengaruhi perekonomian dunia.

Baca Juga: Sri Mulyani: Penurunan harga minyak bisa kurangi beban impor

Editor: Noverius Laoli