Bersama Digital Infrastructure Asia Tender Offer Sukarela TBIG Rp 3.200 per Saham



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd. (BDI) akan melakukan penawaran tender (tender offer) sukarela atas saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dengan harga Rp 3.200 per saham. Hal ini dilakukan setelah BDI membeli 62,38% saham TBIG pada April 2022.

Berdasarkan pengumuman KSEI, Rabu (11/5), jumlah saham yang akan dibeli BDI dari pemegang saham publik dalam penawaran tender sukarela ini maksimal sebanyak 2.484.796.875 saham. Jumlah tersebut setara 10,97% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh TBIG.

Periode penawaran tender sukarela akan dimulai pada tanggal 22 Juni 2022 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada 22 Juli 2022 pukul 15.15 WIB. Pemegang saham publik yang ingin menjual kepemilikannya perlu melengkapi dan mengajukan semua dokumen yang dipersyaratkan sebelum tanggal penutupan.


"Sementara itu, bagi pemegang saham yang masih memiliki saham dengan warkat (scrip) dan ingin menjual sahamnya dalam penawaran tender ini, wajib membuka rekening efek pada perusahaan sekuritas/bank kustodian dan mengkonversikan saham dengan warkat (scrip) tersebut menjadi saham tanpa warkat (scripless)," tulis KSEI dalam pengumuman tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi Saham Hari Ini (10/5): Buy on Weakness untuk Sejumlah Saham Berikut

Pembukaan rekening efek serta konversi saham dengan warkat menjadi saham tanpa warkat dilakukan selambat-lambatnya empat  Hari Bursa sebelum tanggal penutupan. Biaya konversi saham akan sepenuhnya ditanggung oleh pemohon.

Sebelumnya, BDI membeli 14.132.718.048 saham TBIG atau setara 62,38% pada 22, 25, dan 26 April 2022 dengan harga yang sama, yakni Rp 3.200 per saham. BDI yang sebelumnya bernama PT Provident Consolidated Holdings Pte. Ltd. mengambil alih kepemilikan tersebut dari beberapa pihak.

Pertama, dari PT Provident Capital Indonesia (PCI) sebesar 22,23%. Perusahaan ini dikendalikan oleh perorangan bernama Winato Kartono yang juga menjabat sebagai komisaris TBIG.

Kedua, dari PT Wahana Anugerah Sejahtera yang merupakan salah satu anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) sebesar 24,97%. Meskipun begitu, Wahana Anugerah Sejahtera kini masih menggenggam 9,26% saham TBIG.

Baca Juga: Saratoga (SRTG) Jual 24,97 Persen Saham TBIG Ke Provident Senilai Rp 18,10 Triliun

Editor: Noverius Laoli