Bersiap melantai di BEI, ini rencana kerja PT Zyrexindo Mandiri Buana



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zyrexindo Mandiri Buana (Zyrex) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pencatatan saham perdananya atawa initial public offering (IPO) tersebut ditargetkan pada akhir Maret 2021.

Sekretaris Perusahaan Zyrex Evan Jordan memaparkan keputusan untuk melantai di BEI lantaran memerlukan tambahan modal kerja guna memenuhi permintaan yang tinggi.

Menurutnya, setelah melewati berbagai kondisi bisnis yang terjadi selama 25 tahun berkarya, termasuk pandemi Covid-19 tahun 2020, yang mana terjadi lonjakan permintaan Mobile Computing Devices seperti laptop dan tablet, sehingga pihaknya memerlukan tambahan modal kerja untuk memenuhi permintaan yang tinggi.


"Kami memilih IPO dengan pertimbangan mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan bisnis kami dengan memunculkan produk-produk teknologi dan Internet of Things (IoT) yang baru," ujarnya kepada kontan.co.id, Kamis (25/2).

Baca Juga: Asosiasi dorong perusahaan TI bangun pabrik di Indonesia

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan di media, Zyrex akan menawarkan sebanyak-banyaknya 333.333.300 saham biasa atau 333,33 juta saham dari portepel perseroan, dengan nilai nominal Rp 25 setiap saham. "Kami mengincar sumber dana sebesar Rp 83 miliar," terangnya.

Dari dana yang diperoleh, sebesar 58% akan digunakan sebagai modal kerja untuk pemesanan bahan baku/komponen laptop. Kemudian, sebesar 42% akan digunakan sebagai pelunasan pembelian kantor, gudang dan pabrik (tanah dan bangunan) untuk kegiatan operasional perusahaan.

Perusahaan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 166,66 juta Waran Seri I yang menyertai penerbitan saham baru. Waran diberikan secara gratis dengan rasio 2:1 untuk setiap pembelian saham perseroan.

Selain pertimbangan pendanaan, pihaknya melihat ada banyak potensi untuk mengembangkan perusahaan lebih jauh lantaran melalui keterbukaan informasi kepada masyarakat umum, pihaknya berharap dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan operasional dan keuangan.

Baca Juga: Produk laptop baru bermunculan di Mega Bazaar

Selanjutnya, perusahaan juga dapat membuka peluang bagi customer atau supplier untuk menjadi pemegang saham, sehingga kegiatan bisnis menjadi lebih terjamin.

"Menjadi perusahaan terbuka juga akan meningkatkan publikasi perusahaan di berbagai media, sehingga Zyrex akan meningkat dan lebih dipercaya oleh customer kami," jelasnya.

Editor: Noverius Laoli