Bill Gates: Donald Trump harus diizinkan kembali ke media sosial



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft dan salah satu orang terkaya di planet ini, mengatakan bahwa mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada akhirnya harus mengaktifkan kembali akun Twitternya.

"Saya pikir di beberapa titik dia mungkin akan diizinkan kembali dan mungkin harus diizinkan kembali," katanya dalam wawancara dengan "Squawk Box" CNBC pada hari Kamis seperti dilansir Independent, Jumat (19/2).

Gates tidak memberikan teori terperinci yang menjelaskan mengapa platform teknologi pada akhirnya akan membiarkan Trump kembali, tetapi berpikir itu kemungkinan besar pada akhirnya akan terjadi.


Trump dilarang oleh Facebook, Instagram, Twitter, TikTok dan beberapa outlet media sosial yang lebih kecil setelah pemberontakan di Capitol.

Baca Juga: Joe Biden dapat peringatan, perang di Laut China Selatan bisa terjadi tahun ini

Pembawa acara Squawk Box Andrew Ross Sorkin bertanya kepada Gates apakah dia akan mengembalikan akses Trump ke akun media sosialnya jika dia berada di dewan pengawas di Facebook.

Gates mencatat bahwa Trump menggunakan platform itu dengan cara "korosif ', tetapi bertekad bahwa dia akan mengembalikan akunnya kepada mantan presiden itu.

"Aneh kalau Anda, Anda tahu, mengatakan bahwa pemilu dicuri tanpa fakta apa pun di sana. Dan betapa korosifnya itu, "kata Gates. “Tapi aku yakin mereka akan menemukan cara untuk membiarkannya kembali,” tambah Gates.

Gates juga memperkirakan bahwa sekarang setelah Trump tidak lagi menjabat orang mungkin kehilangan minat pada apa yang dia katakan.

"Anda tahu ... minat orang pada apa yang dia katakan mungkin akan turun sedikit," tambah Gates. “Itu akan menarik untuk ditonton,” imbuhnya.

Baca Juga: Sepertiga tentara Amerika tolak vaksin virus corona, ini penyebabnya

Editor: Noverius Laoli