Bitcoin hingga Dogecoin tumbang, ini 10 hal penting sebelum beli kripto



KONTAN.CO.ID - Aset kripto, Senin (17/5), berguguran, mulai Bitcoin hingga Dogecoin. Karena itu, ada 10 hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum membeli kripto.

Mengutip CoinDesk, harga Bitcoin pada Senin pagi terjungkal ke posisi US$ 42.212, terendah dalam 3,5 bulan terakhir. Atau, terpangkas 35% dari rekor tertinggi US$ 64.880 pada 14 April lalu.

Juga di Senin pagi, harga Ethereum terperosok ke level US$ 3.125,87 atau merosot 28% dari rekor tertinggi US$ 4.382,73. Begitu juga dengan harga Bitcoin yang jatuh ke US$ 0,44, menjauh dari puncak tertinggi US$ 0,74.


Meski begitu, aset kripto semakin menjangkau audiens yang lebih luas. Harga yang sebelumnya meroket tentu menggoda pendatang baru, tetapi mereka harus menyadari risikonya sebelum terjun.

Melansir CoinDesk, jika Anda baru saja mulai memperhatikan aset kripto dan bertanya-tanya apakah akan berinvestasi, berikut 10 hal yang perlu Anda ketahui sebelum membeli apa pun.

Baca Juga: Harga Bitcoin turun ke level terendah dalam tiga bulan terakhir, ini penyebabnya

1. Jangan memasukkan lebih dari yang Anda mampu

Aaset kripto lebih berisiko dari banyak investasi lainnya. Tidak ada jaminan selain volatilitas. 

Terlebih, aset kripto tidak diatur dalam banyak kasus. Tidak ada asuransi untuk barang-barang ini. 

Harga aset kripto berayun liar dari menit ke menit, telah mengalami koreksi yang menyakitkan juga berlarut-larut dan hampir pasti akan terjadi lagi.

Bitcoin, aset kripto pertama yang sudah ada selama lebih dari satu dekade dan sangat kecil kemungkinannya untuk menghilang dibanding kebanyakan koin lainnya, juga tidak bebas risiko.

Karenanya, jangan mempertaruhkan tabungan hidup Anda pada aset kripto koin apa pun.

Baca Juga: Catat, ini 4 risiko memegang Dogecoin dibanding Bitcoin

2. Riset secara menyeluruh

Sebelum Anda menginvestasikan sejumlah besar uang dalam aset kripto apa pun, habiskan berjam-jam untuk meneliti teknologi. Sehingga, Anda memahami proposisi nilai dan risikonya.

Mengintai di forum komunitas dan milis pengembang. Dengarkan podcast. Pinjam buku dari perpustakaan, tidak hanya tentang aset kripto tetapi bidang terkait seperti kriptografi, teori permainan, dan ekonomi.

Dan bahkan jika Anda yakin, carilah orang yang skeptis dan pertimbangkan juga argumen mereka. Ingat kata filsuf Inggris John Stuart Mill: "Dia yang hanya mengetahui kasusnya sendiri tahu sedikit tentang itu".

Setelah Anda merasa telah meneliti segala sesuatu yang perlu diketahui, lakukan lebih banyak pekerjaan. Anda mungkin belum selesai.

Baca Juga: Simak tips investasi aset kripto dari Analis Ekonomi dan Keuangan BNI

Editor: S.S. Kurniawan