Blue Origin milik Jeff Bezos bersiap toreh sejarah baru pekan depan, apa itu?



KONTAN.CO.ID - SEATTLE. Miliarder Jeff Bezos mungkin telah dikalahkan oleh saingannya Richard Branson terkait penerbangan ke luar angkasa. Akan tetapi, pengusaha miliarder Amerika itu siap untuk membuat sejarah baru pada minggu depan. Yakni, dia akan meluncurkan penerbangan suborbital tanpa pilot pertama di dunia dengan semua awak sipil.

Melansir Reuters, Bezos, mantan CEO Amazon.com Inc, akan menjadi bagian dari kru yang terdiri dari empat orang untuk perjalanan 11 menit yang direncanakan ke tepi ruang angkasa pada hari Selasa di dalam pesawat ruang angkasa New Shepard milik perusahaannya Blue Origin. 

Bezos akan meroket ke luar angkasa bersama dengan saudara laki-lakinya Mark Bezos, penerbang wanita Wally Funk dan orang yang belum dikenal yang membayar US$ 28 juta untuk sebuah tempat di pesawat ruang angkasa. Penerbangan mereka dijadwalkan akan diluncurkan dari situs Texas Barat.


Tiga orang sumber yang mengetahui rencana perusahaan mengatakan kepada Reuters, New Shepard adalah kombo roket dan kapsul setinggi 60 kaki (18,3 meter) dan sepenuhnya otonom yang tidak dapat dikemudikan dari dalam pesawat ruang angkasa. Awak diatur untuk hanya mencakup warga sipil dan tidak ada karyawan atau staf astronot Blue Origin.

Baca Juga: Jeff Bezos segera meluncur ke luar angkasa usai AS setujui lisensi Blue Origin

Astronot Blue Origin termasuk veteran pesawat ulang-alik NASA Nicholas Patrick.

"Untuk melihat Bumi dari luar angkasa, itu mengubah Anda, itu mengubah hubungan Anda dengan planet ini, dengan kemanusiaan," kata Bezos dalam sebuah video bulan lalu yang membahas penerbangan itu.

Sementara itu, menurut analis industri ruang angkasa Teal Group, Marco Caceres, belum pernah ada penerbangan suborbital atau orbital yang sepenuhnya otonom dengan semua awak sipil.

Baca Juga: Miliarder Richard Branson berhasil meroket ke luar angkasa dengan Virgin Galactic

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie