KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menyiapkan langkah guna mengatasi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dalam lagi. Salah satu penanganan yang dilakukan adalah memperbolehkan emiten untuk membeli kembali (buyback) saham yang beredar di publik tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kepala Riset Praus Capital, Alfred Nainggolan menilai, ampuh tidaknya kebijakan tersebut dalam menopang IHSG tergantung pada kondisi pasar. Saat ini, lanjut dia, pasar sedang dalam tekanan jual. Sehingga, ketika ada tekanan jual yang sangat masif, harus ada likuiditas atau permintaan yang masuk dalam pasar. Baca Juga: Kapitalisasi pasar CPIN dan BRPT tidak lagi jumbo, simak rekomendasi analis berikut
Buyback saham tanpa RUPS, efektifkah mendongkrak IHSG?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menyiapkan langkah guna mengatasi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dalam lagi. Salah satu penanganan yang dilakukan adalah memperbolehkan emiten untuk membeli kembali (buyback) saham yang beredar di publik tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kepala Riset Praus Capital, Alfred Nainggolan menilai, ampuh tidaknya kebijakan tersebut dalam menopang IHSG tergantung pada kondisi pasar. Saat ini, lanjut dia, pasar sedang dalam tekanan jual. Sehingga, ketika ada tekanan jual yang sangat masif, harus ada likuiditas atau permintaan yang masuk dalam pasar. Baca Juga: Kapitalisasi pasar CPIN dan BRPT tidak lagi jumbo, simak rekomendasi analis berikut