​Cara mengatasi kutu rambut pada anak



KONTAN.CO.ID - Kutu rambut disebabkan oleh Pediculus humanus var capitis atau parasit yang harus menghisap darah manusia untuk mempertahankan hidup. 

Kutu rambut bisa menjangkiti siapa saja termasuk anak-anak. Penularannya pun bisa cepat lantaran berbagai faktor, seperti lingkungan hidup yang padat dan kebersihan yang tidak baik. 

Misalnya, jarang mencuci rambut atau rambut yang sangat panjang sehingga relatif sulit dibersihkan.


Cara yang paling mudah untuk mengetahui kutu rambut yakni dengan mencari kutu atau telur terutama di area kepala bagian belakang dan area pelipis. Telur berwarna abu-abu dan berkilat.

Baca Juga: Khasiat daun salam berguna untuk kesehatan kulit dan rambut

Bagaimana gejalanya?

Dirangkum dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gejala awal ada kutu rambut pada anak hanya rasa gatal pada area kepala. Rasa gatal  timbul karena liur dan kotoran kutu yang masuk ke dalam kulit saat menghisap darah. 

Jika rasa gatal tidak tertahan dan anak terus menggaruk kepala, maka dapat menyebabkan kelainan kulit berupa luka lecet pada kulit kepala. 

Luka tersebut mudah terjadi infeksi karena masuknya kuman ke dalam kulit. Tanda terjadi infeksi bila disertai nanah dan keropeng adalah berwarna kehijauan. 

Bila infeksinya berat, rambut akan bergumpal disebabkan karena banyaknya nanah dan keropeng yang disebut plikapelonika, yang dapat disertai bau busuk.

Baca Juga: 5 Khasiat daun salam untuk kulit dan rambut Anda