Cara mengenali tanda potensi kanker dari kemunculan tahi lalat



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Jangan meremehkan keberadaan tahi lalat di kulit tubuh Anda. Pasalnya, tahi lalat juga bisa menjadi tanda kanker.

Ahli bedah plastik Brian Gastman mengatakan, perubahan wujud tahi lalat bisa menjadi pertanda kanker kulit. Ada beberapa jenis kanker kulit. Tetapi jenis kanker kulit yang sering dikaitkan dengan munculnya tahi lalat adalah melanoma.

Tahi lalat adalah sekelompok sel mengandung pigmen yang disebut melanosit. “Ketika melanosit menjadi kanker, itu disebut melanoma,” ucap Gastman.


Melanoma bukanlah jenis kanker kulit yang paling umum tetapi bisa menjadi jenis kanker yang paling mematikan. Itulah mengapa sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda tahi lalat yang berpotensi menjadi kanker.

Tahi lalat tanda kanker

Ciri-ciri tahi lalat yang bisa menjadi tanda awal kanker adalah berikut ini:

  • Bentuknya tidak beraturan
  • Bagian tepi tahi lalat terlihat tidak beraturan, bergigi atau tidak jelas
  • Memiliki banyak warna, seperti coklat, hitam, tan, merah muda, merah atau bahkan putih dan biru
  • Bentuk tahi lalat seringkali berubah-ubah memicu gatal, nyeri, dan darah.
Baca juga: 4 Cara menghilangkan flek hitam secara alami

Namun, kanker Melanoma juga dapat berkembang di tempat yang sebelumnya tidak ada tahi lalat. Melanoma bisa menyerupai luka atau bercak, tanda lahir, jerawat atau bahkan memar. Melanoma juga bisa muncul dalam bentuk garis gelap di bawah kuku atau kuku kaki.

Jika Anda melihat kemungkinan tanda peringatan kanker melanoma - baik di tahi lalat atau di mana pun - periksakan ke dokter. Semakin dini Anda terkena melanoma, semakin mudah pengobatannya.

Editor: Adi Wikanto