Cincin Otot Tidak Tertutup Memicu GERD, Ini 6 Bahaya Asam Lambung Kronis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gangguan asam lambung sangat mengganggu penderitanya. Asam lambung adalah gangguan pada lambung yang menyebabkan gejala tidak nyaman dan bahkan menyakitkan, seperti perut perih, mual, muntah, serta dada yang serasa terbakar.

Mengutip Kompas.com, 19 Agustus 2021, gangguan asam lambung merupakan sebuah kondisi ketika cincin otot yang disebut sfingter esofagus bagian bawah (LES) tidak tertutup sepenuhnya.

Jika LES terlalu sering terbuka, asam yang diproduksi oleh lambung untuk membantu proses pencernaan dapat naik ke kerongkongan, dan menimbulkan gejala yang telah disebutkan.

Penyebab asam lambung


Salah satu penyebab umum gangguan asam lambung adalah kelainan lambung yang disebut Hernia Hiatus. Hal ini terjadi ketika bagian atas perut dan LES bergerak di atas diafragma, otot yang memisahkan perut dari dada.

Biasanya, diafragma membantu menjaga asam di dalam perut. Akan tetapi, jika seseorang memiliki hernia hiatus, asam dapat naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala gangguan asam lambung.

Baca Juga: Selain Mentimun, Ini Sayuran yang Aman Dikonsumsi oleh Penderita Asam Lambung

Beberapa faktor risiko penyebab gangguan asam lambung lainnya adalah:

  • Makan dalam porsi besar atau langsung berbaring setelah makan
  • Mengonsumsi makanan tertentu, seperti jeruk, tomat, coklat, makanan pedas atau berlemak
  • Minum alkohol, kopi, minuman berkarbonasi
  • Merokok
  • Sedang hamil
  • Mengonsumsi obat aspirin, ibuprofen, atau obat tekanan darah.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Makan makanan berat dan langsung berbaring, terlentang atau membungkuk
  • Ngemil menjelang tidur
Mengutip Kompas.com, 14 Maret 2021, gejala asam lambung naik yang kerap kambuh dan tidak ditangani dengan tepat bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Baca Juga: 5 Bahan Alami yang Efektif Mengobati Perut Kembung

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie