Daftar 5 Negara termiskin di dunia tahun 2020, semua ada di benua Afrika



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ratusan negara kini telah berdiri berbagai penjuru dunia dengan kondisi geografis dan demografis yang beragam. Banyak di antaranya yang mampu memanfaatkan kondisi tersebut dengan baik, sebaliknya, banyak pula yang justru dirugikan karena kondisi tersebut.

Amerika Serikat, China, Jepang, dan Inggris sering menjadi sorotan karena unggul dalam hal perekonomian dari negara-negara lain. Di sisi lain, banyak pula negara kecil di dunia yang mengalami nasib yang sebaliknya.

Dalam menilai kemampuan serta kekayaan sebuah negara, angka Produk Domestik Bruot (PDB) per kapita masyarakatnya sering dijadikan sebagai patokan utama.


Data dari International Monetary Fund World Economic Outlook menunjukkan bahwa saat ini sebagian besar negara dengan PDB per kapita terendah datang dari benua Afrika yang sebenarnya kaya akan mineral alam.

Banyak yang membuat negara-negara tersebut menerima status sebagai negara termiskin di dunia. Mulai dari konflik bekepanjangan, masalah iklim, wabah penyakit, hingga pemerintah yang korup.

Berikut ini daftar 5 negara termiskin di dunia jika dilihat dari kemampuan PDB per kapita berdasarkan data dari International Monetary Fund World Economic Outlook.

Baca Juga: Hari ini dalam sejarah: Rusia uji rudal balistik antarbenua untuk pertama kalinya

5. Niger (PDB per kapita $427)

Dengan sekitar 80% wilayahnya terkurung oleh Gurun Sahara, Niger berada di bawah ancaman penggurunan dan perubahan iklim yang ekstrem.

Pertumbuhan penduduk yang sulit dikontrol juga membuat keadaan ekonomi penduduknya jadi semakin sulit. Kerawanan pangan yang sangat tinggi membuat banyak penduduk menderita kelaparan

Niger juga ada di tengah konflik militer dengan kelompok jihadis yang merupakan afiliasi dari ISIS dan Boko Haram. Konflik berkepanjangan ini membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggalnya.

Sekarang kondisi ekonomi Niger semakin buruk di tengah pandemi meskipun negara ini mencatat jumlah kasus yang cukup rendah. 

Kondisi ini mendorong pemerintah untuk meninjua kembali proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dari 6,9% menjadi hanya 1%.

Baca Juga: Berlayar 18 hari, kapal serbu amfibi Tipe 075 China selesai uji coba perdana