Daftar mobil bekas seharga Rp 80 jutaan, ada Honda Jazz hingga Honda CR-V



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi sebagian orang yang ingin memiliki mobil, namun terkendala biaya, membeli mobil bekas adalah salah satu solusinya. 

Oleh sebab itu, kehadiran pasar mobil bekas kerap jadi jalan alternatif. Banyaknya ragam pilihan dengan harga lebih terjangkau memudahkan masyarakat untuk memiliki mobil impian. 

Dari pantauan redaksi Kompas.com di situs jual beli mobil bekas daring, Minggu (5/12/2021), untuk rentang Rp 80 jutaan, umumnya bisa dapat mobil usia tahun 2000-an awal sampai 2006 atau 2007. Selain itu juga sudah bisa dapat SUV. 


Mengingat ini merupakan mobil bekas, pembeli juga harus teliti untuk mengecek kondisi mobil mulai dari tampilan bodi luar, bagian mesin, hingga dokumen pendukung seperti STNK dan BPKB. 

Baca Juga: Daihatsu menawarkan diskon pembelian menjelang akhir tahun

Jangan lupa sisihan biaya untuk berjaga-jaga apabila mobil masih membutuhkan perawatan baik itu servis maupun untuk mengganti komponen mobil yang sudah rusak. 

Ketika membeli mobil bekas, sebaiknya jangan tertipu dengan odometer. Pasalnya, odometer mudah atau bisa untuk dimanipulasi. Selain itu, pastikan juga melakukan pengecekan semua kondisi pada mobil, termasuk bagian mesin, pendingin, hingga kaki-kaki. 

Jangan lupa juga, lihat lagi dokumen jalannya apakah asli atau terdapat tunggakan pajak. 

Berikut pilihan mobil bekas dengan harga Rp 80 jutaan pilihan redaksi Kompas.com. 

MPV

  • Nissan Grand Livina tahun 2011 harga Rp 80 juta
  • Toyota Avanza tahun 2010 harga Rp 76 juta
  • Daihatsu Xenia tahun 2011 harga Rp 73 juta
  • Chevrolet Spin tahun 2014 harga Rp 75 juta
  • Toyota Kijang tahun 2003 harga Rp 72 juta
  • Honda Strean tahun 2004 harga Rp 78,9 juta
  • Chevrolet Spin tahun 2013 harga Rp 70 juta
  • Honda Odyssey tahun 2003 harga Rp 80 juta
  • Nissan Evalia tahun 2012 harga Rp 78 juta
  • Daihatsu GrandMax tahun 2013 harga Rp 80 juta
Baca Juga: Simak harga mobil bekas Honda CR-V jadi pilihan SUV murah akhir tahun 2021

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie