Deteksi Covid-19, ini berbagai alat tes corona yang bisa digunakan berikut harganya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Deteksi dini menggunakan alat tes Covid-19 menjadi jurus ampuh dalam mencegah penyebaran virus corona. Penggunaan alat tes ini bisa mencegah orang yang sudah terkena Covid-19 menyebarkan virus tersebut ke orang lain tanpa ia sadari.

Saat ini terdapat berbagai alat tes corona yang digunakan di Indonesia. Yang paling banyak digunakan saat ini dan harganya terjangkau adalah rapid test antigen.

Lalu, ada buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) bernama GeNose C19. Tarifnya paling murah dengan akurasi yang diklaim cukup baik.


Paling anyar, PT Kalbe Farma Tbk memperkenalkan tes diagnostik Covid-10 melalui air liur (saliva) manusia dengan merek dagang InnoLamp. 

Baca Juga: Per Jumat (19/3): Kasus Corona RI tembus 1.450.132, tetap disiplin prokes

Produk yang dipasarkan Kalbe Farma, itu diklaim punya akurasi yang setara dengan RT-PCR (Real Time-Polymerase Chain Reaction), namun lebih nyaman digunakan.

Lalu, seperti apa perbedaan Innolamp, GeNose dan rapid test antigen, dan bagaimana perbandingan harganya? Simak ulasan berikut:

Innolamp

Seperti yang sudah dipaparkan di atas, Innolamp melakukan pengujian menggunakan air liur manusia. Merujuk pemberitaan Kompas.com, saliva yang ingin diuji ditempatkan di tabung steril yang disediakan. Lantas, sampel saliva tersebut diuji di laboratorium atau klinik.

Agar hasilnya lebih akurat, pengguna disarankan berpuasa 30 menit sebelum melakukan tes. Hasil pengujian menggunakan Innolamp bisa diperoleh dalam waktu sekitar dua jam.

Sie Johan, Direktur PT Kalbe Farma Tbk menyebut cara ini lebih nyaman dan pengambilan sampel bisa dilakukan sendiri lantaran tidak membutuhkan teknik khusus seperti halnya metode usap (swab).

Baca Juga: Ini rekomendasi dokter untuk vaksin Covid-19 bagi penderita penyakit dalam

Oh ya, pihak Kalbe Farma menyebut Innolamp sudah mendapat ijin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sementara dari Kementerian Kesehatan ijin diberikan lewat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01.07/ MENKES/446/2021. 

Innolamp akan segera dipasok ke berbagai klinik dan laboratorium di seluruh Indonesia. Untuk biayanya, Kalbe Farma memberikan promosi harga hingga 31 Maret 2021, yakni Rp 400.000.

Setelah itu, pengguna akan dikenai biaya tes melalui sampel saliva ini dengan banderol harga Rp 488.000 per paket.

Tes corona saliva dengan Innolamp diklaim memiliki akurasi yang sama relatif mirip dengan RT-PCR. Yakni dengan performa sensitivitas sebesar 94% dan spesifisitas sebesar 98%.

GeNose C19

Editor: Tedy Gumilar