Efek corona, Fitch pangkas rating Bank Central Asia (BBCA) jadi BBB- dari BBB



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fitch Ratings menurunkan rating atau potensi default PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi BBB- dari sebelumnya BBB. Sementara peringkat nasional jangka panjang BCA dan anak usaha emiten ini yakni PT BCA Finance diturunkan menjadi AA+ (idn), dari AAA (idn). Tapi outlook perusahaan ini masih stabil. 

Fitch menurunkan peringkat BCA karena lingkungan operasi yang lebih lemah bagi bank-bank di Indonesia karena efek pandemi corona alias COVID-19. Fitch juga telah merevisi peringkat bank-bank di Indonesia menjadi BB+ dari BBB-. Ini mencerminkan risiko jangka pendek yang signifikan terhadap pertumbuhan, kualitas aset, dan profitabilitas di sektor ini.  Fitch menjelaskan, kondisi lingkungan bisnis membatasi Viabilitas Rating (VR) alias kelangsungan hidup BCA karena pelemahan rupiah. Fitch jarang memberikan VR secara signifikan di atas penilaian lingkungan operasi, karena pengaruhnya pada aspek lain dari profil risiko masing-masing bank. VR BCA tetap satu tingkat lebih tinggi dari titik tengah lingkungan operasi yakni di BBB- sementara VR bank di BB+. 

Baca Juga: Fitch pantau terus perkembangan Indonesia


Meski demikian, Fitch masih memandang prospek BBCA masih stabil. Ini menandakan Fitch yakin buffer-absorpsi BCA dalam hal pendapatan, cadangan, dan modal memadai untuk menyerap potensi kerugian yang timbul dari pandemi corona dalam waktu dekat.

Peringkat Nasional Jangka Panjang 'AAA (idn) menunjukkan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Fitch pada skala peringkat nasionalnya untuk negara itu. Peringkat ini diberikan kepada emiten atau obligasi dengan harapan terendah terhadap risiko gagal bayar relatif terhadap semua emiten atau kewajiban lain di negara yang sama.

Editor: Avanty Nurdiana