Elon Musk bukan lagi orang paling tajir bahkan nomor dua terkaya di dunia



KONTAN.CO.ID - Kicauan Elon Musk membuat harga Bitcoin jatuh. Kekayaannya CEO Tesla ini juga menuju ke arah yang sama.

Mengutip Bloomberg, pada Senin (17/5), Musk kehilangan posisinya sebagai orang terkaya kedua di dunia setelah Chairman LVMH Bernard Arnault, karena saham Tesla turun 2,2%. 

Angka itu di atas kemerosotan saham Tesla minggu lalu di tengah anjloknya saham teknologi dan tanda-tanda baru masalah dalam bisnisnya di China.


Musk, yang memegang posisi teratas dalam Indeks Miliarder Bloomberg baru-baru ini pada Maret, sekarang memiliki kekayaan US$ 160,6 miliar, merosot 24% dari level tertinggi Januari lalu.

Baca Juga: Harga Bitcoin terjun bebas, China dan Elon Musk jadi penyebabnya

Penurunan tersebut mengikuti periode yang bergejolak untuk Musk, yang mengirim Bitcoin jatuh sebesar 15% minggu lalu, setelah mem-posting pernyataan di Twitter bahwa Tesla tidak lagi menerima kripto itu sebagai pembayaran. 

Musk juga mengubah harga Dogecoin setelah men-tweet dia bekerja dengan pengembang token bertema Shiba Inu itu untuk meningkatkan efisiensi transaksi.

Mendatangkan malapetaka

Selama akhir pekan lalu, Musk membuat kekacauan lagi ketika dia sepertinya menyiratkan Tesla mungkin menjual atau telah menjual kepemilikan Bitcoinnya, sebelum kemudian mengklarifikasi dalam tweet Senin bahwa perusahaan tidak melakukan hal seperti itu.

Musk, 49 tahun, menjadi orang terkaya di dunia pada Januari, setelah saham Tesla melonjak hampir 750% tahun lalu di tengah ledakan saham yang didorong oleh teknologi. 

Baca Juga: Apa itu Dogecoin, uang kripto yang disokong Elon Musk?

Editor: S.S. Kurniawan