Gandeng KKKS, SKK Migas lakukan standardisasi dan kodifikasi material persediaan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satuan kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama melaksanakan “Standardisasi Klasifikasi-Kodifikasi Material Persediaan KKKS”.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam keterangan resminya bilang langkah ini dilakukan SKK Migas sebagai bagian pelaksanaan transformasi hulu migas yang bertujuan untuk menciptakan biaya proyek yang dan operasional yang efisien.

Baca Juga: Kementerian ESDM proyeksikan adanya investasi US$ 117 miliar dalam lima tahun


Adapun, langkah ini merupakan bentuk implementasi KPI SKK Migas No. 6c, “Optimalisasi Manajemen Inventori”, yang memiliki bobot 5% (setara dengan Reserve Replacement Ratio).

"Saat ini Material Persediaan KKKS Produksi (87 KKKS) mencapai US$ 1,6 miliar dan 30% diantaranya berstatus surplus dan deadstock. Melalui kegiatan standarisasi dan pada akhirnya dapat disusun inventory bersama, maka akan ada penghematan biaya yang signifikan dan berdampak positif bagi upaya memaksimalkan pemasukan negara," jelas Dwi, dikutip Rabu (19/2).

Melalui standarisasi material yang dilakukan KKKS maka setiap KKKS dapat berbagi material jika salah satu membutuhkan dan tidak menunggu selesainya tender engadaan dan pengiriman material oleh vendor.

Pada tahap awal kegiatan, SKK Migas bersama dengan KKKS telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah standar kodifikasi yang tersedia di pasaran, sampai dengan akhirnya diputuskan untuk melakukan pembangunan standard kodifikasi dan klasifikasi material persediaan secara mandiri, yang merupakan enhancement atas standard kodifikasi dan klasifikasi material persediaan yang umum digunakan KKKS saat ini.

Baca Juga: Tahun ini Kementerian ESDM incar pembangunan jargas 266.070 sambungan rumah (SR)

Dwi menyebutkan, keunggulan dari standard klasifikasi & kodifikasi yang dibangun  SKK Migas bersama 13 KKKS  dengan pimpinan konsorsium KKKS adalah Petronas Carigali TBK sebagai berikut Non Vendor Lock, Alignment dengan standard ISO, dan standard yang dibangun juga mencakup standardisasi penulisan deskripsi/atribut, tidak hanya kode material.

Editor: Tendi Mahadi