Garap sejumlah proyek, Bukit Asam (PTBA) siapkan capex Rp 4,04 triliun tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersiap menjalankan sejumlah agenda ekspansi bisnis di tahun ini. Maka itu, PTBA sudah menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 4,04 triliun.

Jumlah tersebut lebih rendah ketimbang capex yang dialokasikan PTBA pada tahun lalu sebesar Rp 6,47 triliun.

“Mayoritas penggunaan capex di tahun ini untuk membiayai proyek-proyek pengembangan bisnis,” ujar Sekretaris Perusahaan PTBA Hadis Surya Palapa tanpa menyebut sumber dana capex tersebut, Rabu (22/1).


Baca Juga: Harga Batubara Tertekan Kebijakan China, Begini Prospeknya Tahun Ini

Salah satu proyek yang dimaksud adalah pembangunan pabrik gasifikasi batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. PTBA masih menjalankan proses detail konsep desain alias front end engineering design (FEED). Setelah itu, akan dilakukan tahap engineering procurement construction (EPC) sebelum pengerjaan konstruksi bangunan.

Secara keseluruhan, pabrik gasifikasi batubara PTBA ditargetkan rampung pada 2023 sehingga bisa dioperasikan secara komersial di tahun 2024.

Di samping itu, PTBA juga tengah fokus menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel-8 yang juga berlokasi di Tanjung Enim. PLTU berkapasitas 2x620 megawatt (MW) tersebut ditargetkan beroperasi pada 2022 mendatang.

“Capex tahun ini juga digunakan untuk proyek pengangkutan batubara,” tambah Hadis.

Baca Juga: Menelusuri perkembangan kinerja sejumlah produsen batubara raksasa

Catatan Kontan, PTBA telah bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk membangun jalur kereta api yang dapat mengangkut batubara dari Tanjung Enim-Kertapati dan Tanjung Enim-Tarahan.

Editor: Khomarul Hidayat