KONTAN.CO.ID - Israel melancarkan serangan terberatnya sejauh ini ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026), menewaskan ratusan orang dan memicu ancaman pembalasan dari Iran. Iran mengatakan serangan tersebut melanggar kesepakatan gencatan senjata yang disepakati dengan Amerika Serikat sehari sebelumnya. Reuters melaporkan, Iran dan Amerika Serikat memaparkan agenda yang sangat berbeda untuk perundingan yang bertujuan menciptakan perdamaian yang lebih tahan lama di kawasan. Perundingan itu dijadwalkan berlangsung di Pakistan pada Sabtu, dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance serta Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi. Kedua pejabat Iran tersebut mempertanyakan apakah gencatan senjata dapat bertahan, dengan menyatakan kesepakatan itu telah dirusak oleh serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon, di mana Israel juga menjalankan perang paralel melawan milisi Hizbullah yang bersekutu dengan Iran.
Gencatan Senjata AS-Iran yang Rapuh Terancam Bubar Setelah Israel Menghantam Lebanon
KONTAN.CO.ID - Israel melancarkan serangan terberatnya sejauh ini ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026), menewaskan ratusan orang dan memicu ancaman pembalasan dari Iran. Iran mengatakan serangan tersebut melanggar kesepakatan gencatan senjata yang disepakati dengan Amerika Serikat sehari sebelumnya. Reuters melaporkan, Iran dan Amerika Serikat memaparkan agenda yang sangat berbeda untuk perundingan yang bertujuan menciptakan perdamaian yang lebih tahan lama di kawasan. Perundingan itu dijadwalkan berlangsung di Pakistan pada Sabtu, dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance serta Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi. Kedua pejabat Iran tersebut mempertanyakan apakah gencatan senjata dapat bertahan, dengan menyatakan kesepakatan itu telah dirusak oleh serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon, di mana Israel juga menjalankan perang paralel melawan milisi Hizbullah yang bersekutu dengan Iran.
TAG: