Hanya 5 dari 24 indeks BEI yang positif, ini saham-saham penggeraknya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar saham mengejar penurunan yang terjadi di akhir kuartal pertama. Setelah merosot 37% secara year to date (ytd) di bulan Maret, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini hanya tinggal melemah 3,10%.

Pada Jumat (18/12), IHSG berada di 6.104,32. IHSG adalah indeks yang mengukur kinerja harga semua saham yang tercatat di papan utama dan papan pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Secara total ada 36 indeks yang ada di BEI, termasuk 10 indeks sektoral, indeks papan utama, dan indeks papan pengembangan. Dari 24 indeks selain 10 indeks sektoral, indeks papan utama, dan indeks papan pengembangan, hanya lima indeks yang sudah mentas ke zona hijau hingga tutup pasar kemarin.


Lima indeks ini adalah:

  • IDX SMC Liquid menguat 8,92% (ytd)
  • IDX SMC Composite menguat 5,60%
  • IDX BUMN20 menguat 5,21%
  • Pefindo25 menguat 4,84%
  • IDX Value30 menguat 1,74%
Baca Juga: Tiga indeks sektoral sudah berada di zona hijau, ini saham-saham penopangnya

Indeks SMC Liquid adalah indeks yang mengukur kinerja harga dari saham-saham dengan likuiditas tinggi yang memiliki kapitalisasi pasar kecil dan menengah. Sedangkan SMC Composite mengukur kinerja harga dari saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar kecil dan menengah.

Artinya, saham-saham dengan kapitalisasi lebih kecil tahun ini lebih lincah menanjak dibandingkan dengan indeks dengan anggota kapitalisasi pasar besar seperti IDX80, LQ45, atau IDX30. Ketiga indeks itu turun masing-masing 2,79%, 5,14%, dan 6,31%.

Menurut data Bloomberg, berikut movers SMC Liquid sejak awal tahun:

  1. Aneka Tambang (ANTM) menguat 133,22% ytd
  2. Mayora Indah (MYOR) 33,66%
  3. Sarana Menara Nusantara (TOWR) 22,36%
  4. Vale Indonesia (INCO) 47,66%
  5. Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) 35,06%
  6. Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) -22,08%
  7. Surya Citra Media (SCMA) 52,48%
  8. Merdeka Copper Gold (MDKA) 109,35%
  9. Indosat (ISAT) 56,70%
  10. Ace Hardware Indonesia (ACES) 23,75%
Baca Juga: IHSG menguat 2,80% dalam sepekan, ditopang euforia vaksin dan kebijakan suku bunga BI

Editor: Wahyu T.Rahmawati