Harga ayam naik, saham CPIN, JPFA dan MAIN mulai mendaki



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga ayam broiler (livebird) di sejumlah sentra peternakan di Indonesia mulai menggeliat. Kenaikan harga ayam broiler ini juga diikuti dengan mendakinya harga saham emiten ayam yang ditutup menghijau pada perdagangan sesi pertama, Jumat (11/10). Hal ini seturut kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup naik 1,03% ke posisi Rp 6.085,40.

Mengutip data RTI, harga saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) naik 1,74% ke posisi Rp 875 per saham. Diikuti kenaikan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) yang naik 1,67% ke posisi Rp 1.525 per saham dan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang naik 1,47% ke posisi Rp 5.175 per saham.

Baca Juga: Saham JPFA diperdagangkan senilai Rp 5 miliar, harga saham bertahan di Rp 1.505


Berdasarkan survei Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia yang mencatat rata-rata harga ayam broiler di sejumlah sentra peternakan di Pulau Jawa sudah berada di kisaran Rp 18.500 - Rp 19.000 per kilogram di tingkat peternak.

Padahal pada awal pekan ini, Pinsar mencatat harga ayam broiler di tingkat peternak masih rendah di sekitar Rp 15.000 - Rp 16.000 per kg. Namun realisasi harga ayam broiler pada hari Kamis (10/10) tercatat meningkat signifikan.

Mengutip survei Pinsar Indonesia, realisasi harga ayam broiler di peternakan pada Kamis berada di antara RP 18.000 - Rp 19.000 per kg di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. 

Baca Juga: Revisi Permentan 32/2017 segera rampung, Kementan akan atur distribusi ayam ras

Editor: Noverius Laoli