Harga emas tetap melejit kendati bursa AS rekor, ini penjelasannya



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pada transaksi Kamis (2/1), emas memulainya dengan pergerakan sehat. Kenaikan harga emas didongkrak oleh keraguan mengenai kekuatan reli dari Wall Street.

Data yang dihimpun Reuters menunjukkan, harga emas di pasar spot naik 0,6% menjadi US$ 1.525,57 per troy ounce per pukul 13.49 waktu New York. Pada transaksi sebelumnya, harga emas spot sempat melaju ke posisi tertinggi dalam tiga bulan terakhir di level US$ 1.531,20 per troy ounce.

Sementara, harga kontrak emas berjangka naik 0,3% menjadi US$ 1.528,10 per troy ounce.


Baca Juga: Makin berkilau, harga emas kembali cetak rekor tertinggi

"Investor sudah kembali dari berlibur dan mulai melakukan reposisi atas portofolio mereka," jelas Jeffrey Christian, managing partner CPM Group kepada Reuters.

Dia menambahkan, "Fakta bahwa pasar saham berada di rekor tertingginya terus memperkuat harga emas dan perak. Ada kecemasan mengenai mengapa pasar saham mencapai rekor mengingat kondisi politik dan ekonomi yang terjadi saat ini."

Melansir Reuters, pasar saham AS memulai tahun baru dengan menorehkan rekor setelah Beijing menggelontorkan stimulus segar untuk mendongkrak ekonomi mereka yang melambat. Kondisi itu turut meningkatkan sentimen pengambilan risiko oleh investor.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie