Harga minyak bervariatif setelah IEA prediksi stok minyak turun di semester II-2020



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga minyak mentah bergerak bervariasi pada akhir pekan ini. Sentimen utama bagi harga emas hitam ini berasal dari proyeksi International Energy Agency (IEA) yang menyebut stok minyak mentah akan susut pada semester II-2020.

Mengutip Reuters, Jumat (15/5) pukul 08.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent kontrak pengiriman Juli 2020 di ICE Futures naik 1 sen menjadi US$ 31,13 per barel. Brent berhasil lanjutkan penguatan setelah pada sesi sebelumnya naik hampir 7% pada. 

Hal berbeda terjadi pada harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Juni 2020 di Nymex yang turun 13 sen, atau 0,5%, pada US$ 27,43 per barel. Pada sesi sebelumnya, WTI melonjak 9%. Kini harga WTI menuju kenaikan mingguan ketiga. 


Baca Juga: Dapat angin segar, harga minyak WTI naik 0,9% dan Brent terangkat 0,6%

Harga minyak telah terangkat oleh lebih banyak tanda-tanda bahwa pemangkasan produksi minyak yang dilakukan OPEC dan produsen utama lainnya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, ternyata lebih banyak dari yang diperkirakan.  Tetapi suasana pasar tetap berhati-hati, dengan pandemi virus corona yang masih jauh dari kata selesai. Terlebih kluster baru muncul di negara-negara yang telah menerapkan pelonggaran penguncian.

"Masih ada risiko wabah Covid-19 yang diperbarui dan tanda tanya tentang sejauh mana pemotongan produksi OPEC+ akan dilaksanakan," kata ANZ dalam sebuah catatan.

Editor: Anna Suci Perwitasari