Hari ini dalam sejarah: Kapal selam nuklir pertama USS Nautilus mulai bertugas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tepat pada tanggal 30 September 1954, kapal selam nuklir pertama di dunia, USS Nautilus, mulai bertugas. 

USS Nautilus dibangun di bawah arahan Kapten Angkatan Laut AS, Hyman G. Rickover. Rickover sendiri merupakan sorang insinyur kelahiran Rusia yang pada tahun 1946 juga bergabung dalam program atom AS.

Pada tahun 1947, dia ditugaskan untuk program propulsi nuklir angkatan laut dan mulai mengerjakan kapal selam nuklir.


Dikutip dari History.com, tim yang dipimpin Rickover akhirnya bisa menyelesaikan kapal selam nuklir, yakni USS Nautilus, lebih cepat dari jadwal.

Bagian dasar USS Nautilus secara simbolis diletakkan oleh Presiden Harry S. Truman pada tahun 1952. Dua tahun berselang, ibu negara Mamia Eisenhower jadi sosok yang melepas USS Nautilus untuk berlayar di Sungai Thames, Groton, negara bagian Connecticut.

Kapal selam nuklir pertama di dunia ini pertama kali dijalankan dengan tenaga nuklir pada tanggal 17 Januari 1955.

Baca Juga: Hari ini dalam sejarah: Perang Irak-Iran pecah, jadi perang terlama di era modern

Spesifikasi USS Nautilus, kapal selam nuklir pertama di dunia

Secara umum, USS Nautilus memiliki ukuran yang lebih besar dari kapal selam bertenaga diesel-listrik yang telah ada sebelumnya.

Kapal selam nuklir pertama di dunia ini memiliki panjang 98 meter, lebar 8,5 meter, dan tinggi lebih dari 7,9 meter. Bobotnya diperkirakan mencapai 3.180 ton.

Ada setidaknya 6 tabung torpedo yang terpasang di dalam kapal selam nuklir ini sebagai alat perlindungan.

Baca Juga: Jenderal AS beberkan rencana Pentagon hadapi perang nuklir dengan Rusia & China