Hasil survei: Hanya 86% warga AS yang percaya masker mampu mencegah Covid-19



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON D.C. Amerika Serikat jadi salah satu negara di dunia yang terlambat menerapkan aturan wajib masker bagi penduduknya. Hal ini tidak lepas dari pandangan sang presiden, Donald Trump, yang menilai virus corona bisa hilang dengan sendirinya.

Terkait penggunaan masker, baru-baru ini Fox News melakukan survei mengenai tingkat kepercayaan warga terhdap efektivitas penggunaan masker. 

Survei dengan jumlah responden yang tidak disebutkan ini mencatat bahwa hanya 86% warga yang percaya bahwa penggunaan masker di ruang publik mampu mencegah penularan Covid-19.


Berdasarkan survei tersebut, 8 dari 10 orang juga setuju jika pemerintah negara bagian memberlakukan aturan wajib masker bagi warganya. Data lain menyebutkan bahwa 7 dari 10 orang di Amerika Serikat berpikir bahwa fase terburuk dari wabah virus corona ini belum muncul.

Baca Juga: Perundingan di kongres gagal, Trump akan coba jalankan stimulus virus corona sendiri

Mereka merasa tindakan pencegahan seperti penggunaan masker sangat perlu dilakukan dan pemerintah harus segera mengeluarkan aturan resmi mengenai penggunaan masker.

Dua pertiga dari orang-orang tersebut datang dari negara bagian yang jumlah infeksinya terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Lebih dari separuh responden juga sangat khawatir bahwa salah satu anggota keluarga mereka akan tertular virus corona, cepat atau lambat.

Kebanyakan warga Amerika Serikat saat ini melihat bahwa masker bisa menjadi alat yang ampuh untuk membuat kondisi kembali normal, seperti dibukanya kembali sekolah dan tempat kerja.

Baca Juga: Trump menyerah: Suka tidak suka, semua warga AS harus pakai masker!