Hingga September 2021, transaksi QRIS Bank Syariah Indonesia tumbuh 447%



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus berperan aktif mendorong inklusi keuangan melalui digitalisasi. Salah satunya melalui penggunaan teknologi QR Code Indonesia Standard (QRIS).

Group Head Digital Banking Business & Islamic Ecosystem, Wijayanto, menjelaskan pengguna BSI Mobile dapat dengan mudah melakukan transaksi non-tunai menggunakan QRIS BSI, baik untuk transaksi belanja maupun bersedekah. 

Layanan QRIS BSI untuk sedekah merupakan bentuk dukungan BSI dalam mendigitalisasi keuangan masjid. Saat ini, ada sekitar 32.000 merchant yang menerima transaksi menggunakan QRIS BSI. Jumlah itu meningkat 60% dari jumlah merchant pada 2020 lalu.


"Dari total itu, 70% merupakan merchant bisnis dan 30% adalah merchant donasi seperti layanan sedekah masjid," ungkap Wijayanto, dalam keterangan resmi, Selasa (19/10). 

Baca Juga: Dewan Asuransi Indonesia dorong peningkatan literasi asuransi

Dari sisi jumlah transaksi, QRIS BSI mencatatkan peningkatan signifikan QRIS di bulan September 2021 sebesar 447% dibandingkan jumlah transaksi pada September 2020.

Jumlah transaksi QRIS BSI yang berasal dari masjid dan donasi juga melesat hingga 430% dibandingkan jumlah transaksi pada September 2020.

Volume transaksi QRIS BSI juga melonjak 500% dibandingkan volume transaksi pada September 2020. Volume transaksi QRIS BSI yang berasal dari masjid dan donasi juga naik 447% dibandingkan volume transaksi pada September 2020.

Wijayanto menambahkan bahwa peningkatan jumlah dan volume transaksi QRIS BSI dari masjid dan donasi tak lepas dari kolaborasi BSI dengan berbagai pihak, di antaranya Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta. BSI berkerja sama dengan DMI Jakarta sejak Juni 2021 lalu.

Baca Juga: Pemerintah gelar lelang sukuk hari ini (19/10), berikut lima seri yang dilelang

Editor: Noverius Laoli