Hippindo catat kenaikan pembelian online FnB sampai 30%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kecemasan terhadap virus pandemik corona (COVID-19) sudah menjalar ke sektor bisnis pusat perbelanjaan. Sehingga tingkat kunjungannya sudah sangat sepi.

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah menyatakan, sejak Pemerintah DKI Jakarta mengeluarkan himbauan untuk menghentikan aktivitas di luar rumah dan penerapan skema Work From Home (WFH), penurunan transaksi di pusat perbelanjaan mencapai 90% dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga: Begini dampak wabah virus corona terhadap bisnis bioskop Cinema XXI


Budiharjo berkata, dengan pembatasan yang diberlakukan ini, pihaknya berencana akan menutup sektor ritel non-prioritas, seperti toko berlian, salon kecantikan, fashion, dan lain-lain, dan mempertahankan sektor ritel di bidang kebutuhan sehari-hari.

"Bioskop, taman bermain anak-anak, itu sudah memutuskan untuk tutup sementara. Kami berpikir hal yang sama dilakukan juga oleh toko berlian atau salon, serta tetap membuka toko farmasi dan supermarket," katanya saat dihubungi Kontan, Senin (23/3).

Hal ini dilakukan selain untuk meminimalisir biaya operasional, karena beroperasi tanpa ada pembeli sama sekali, juga untuk melindungi para karyawan yang bekerja dari paparan virus COVID-19.

Editor: Handoyo .