IHSG anjlok ke level 5.966,86 pada sesi I perdagangan, ini penyebabnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,50% ke level 5.966,86 pada sesi I perdagangan Jumat (31/1). Bahkan, IHSG sempat menyentuh level 5.957,11 yang menjadi tingkat terendah sebulan terakhir.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, penurunan IHSG pada sesi I perdagangan hari ini disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap pertumbuhan ekonomi China.

Baca Juga: Update IHSG: Bursa rontok, seluruh sektor merah membara (31/1 - 14:20 WIB)


"Pertumbuhan ekonomi negara ini diprediksi akan kembali turun akibat virus Corona yang melanda serta penyebarannya," kata Chris saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (31/1).

Seorang ekonom pemerintah China pada Rabu (29/1) mengatakan, pertumbuhan ekonomi China bisa turun menjadi 5% atau bahkan lebih rendah karena wabah virus Corona. 

Berdasarkan Peta Penyebaran Virus Corona atau 2019-nCoV, per 30 Januari 2020 pukul 21.30 WIB,, virus ini telah merenggut 213 nyawa dan menyebar ke lebih dari 15 negara.

Baca Juga: Net sell asing Rp 515,373 miliar, IHSG jatuh 1,50% ke 5.966,86 di sesi I perdagangan

Kepala Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell juga mengakui risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi China dalam jangka pendek karena virus Corona, termasuk perekonomian Amerika Serikat.

Editor: Tendi Mahadi