KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan jual masih membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah ditutup melemah tajam pada awal pekan ini. Pada perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG ambrol sebesar 4,88% ke level 7.922,73, dengan tekanan terjadi hampir di seluruh sektor. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai pelemahan ini lebih mencerminkan sikap wait and see investor ketimbang meningkatnya pesimisme terhadap prospek pasar.
IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Cermati Saham Rekomendasi Analis untuk Selasa (3/2)
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan jual masih membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah ditutup melemah tajam pada awal pekan ini. Pada perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG ambrol sebesar 4,88% ke level 7.922,73, dengan tekanan terjadi hampir di seluruh sektor. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menilai pelemahan ini lebih mencerminkan sikap wait and see investor ketimbang meningkatnya pesimisme terhadap prospek pasar.
TAG:
- IHSG
- Indeks Harga Saham Gabungan
- investor
- Pasar Modal
- INDF
- PTBA
- MSCI
- free float
- rekomendasi saham
- strategi investasi
- saham pilihan
- BRI Danareksa Sekuritas
- Volatilitas Pasar
- Kiwoom Sekuritas Indonesia
- Saham Blue Chip
- AADI
- prediksi IHSG
- Analisis IHSG
- Reza Diofanda
- Sektor Defensif
- support resistance IHSG
- Regulator Pasar Modal