Incar potensi bisnis, investor lokal dan Thailand berlomba mengakuisisi bank



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan Tanah Air tengah menjadi sorotan. Investor dari luar dan dalam negeri pun berlomba untuk mengakuisisi bank untuk memperluas ekspansi bisnis perusahaan. 

Salah satu bank Tanah Air yang paling serius mengakuisisi bank kecil antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Bank dengan kode saham BBCA ini sudah mengakuisisi dua bank yakni PT Bank Royal Indonesia dan PT Rabobank  Internatonal Indonesia. Terbaru, Rabobank yang berganti nama menjadi PT Bank Interim telah resmi digabung atau merger dengan PT Bank BCA Syariah.

Asal tahu saja, proses akuisisi Bank Interim oleh BCA telah dimulai sejak akhir tahun lalu. Mulanya BCA mengucurkan dana Rp 397 miliar untuk mengempit 100% kepemilikan Bank Interim.


Namun nilai tersebut meningkat karena ada premium US$ 20,5 juta yang mesti dibayar BCA. Sehingga nilai akuisisinya menjadi sekitar Rp 500 miliar.

Baca Juga: Pembiayaan sindikasi diproyeksikan meningkat tahun ini

Dengan penggabungan tersebut, modal BCA Syariah semakin tebal. Hal ini tecermin dari modal ditempatkan dan disetor BCA Syariah per Juli 2020 akan meningkat dari Rp 1,99 triliun menjadi Rp 2,25 triliun pasca-penggabungan.

Lalu, untuk Bank Royal yang berganti nama menjadi PT Bank Digital BCA, menurut Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja akan difokuskan ke arah digital sesuai namanya. Ini merupakan langkah BCA untuk lebih serius menggarap segmen bisnis milenial melalui layanan perbankan digital yang mengusung konsep branchless. "Betul (Bank Digital BCA) akan fully digital. Fokus utama segmen milenial," ujar Jahja, Selasa (12/1).

Baca Juga: Hore, OJK beri relaksasi penerbitan surat utang multifinance

Editor: Wahyu T.Rahmawati