Indo Premier luncurkan aplikasi IPOT



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indo Premier Sekuritas meluncurkan aplikasi IPOT. Ini menjadi jawaban atas kebutuhan transformasi dalam pengembangan bisnis dan khususnya menjawabi keinginan dan masukan nasabah untuk aplikasi transaksi jual-beli saham yang komprehensif.

"IPOT sebagai platform investasi dan trading saham satu-satunya yang sudah 100% berbasis aplikasi hadir dengan tampilan yang sangat menarik, lengkap dan detail yang tentu akan makin memanjakan nasabah dalam transaksi saham," ujar Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6).

Dia menambahkan, physical distancing selama masa pandemi Covid-19 justru membuat tim inovator Indo Premier solid dalam inovasi dan menjadikannya sebagai momen emas untuk melahirkan platform transaksi saham yang mumpuni berbasis aplikasi. Terlebih, masa physical distancing justru makin menyadarkan masyarakat akan pentingnya aplikasi transaksi saham yang komprehensif. 


Baca Juga: IHSG bergerak menuju 5.000, berikut saham-saham pilihan Indo Premier

"Aplikasi IPOT yang hadir dengan fitur-fitur unggulannya berbasis aplikasi tampilannya lebih menarik, lengkap dan detail dibanding aplikasi transaksi saham yang ada saat ini. Kita terdepan dalam inovasi," tandasnya.

Menurutnya, aplikasi IPOT yang telah dilengkapi dengan digitalisasi pembukaan rekening efek saham dan reksa dana yang tidak lagi butuh tanda tangan basah hadir dengan tujuh keunggulan utama.

Pertama, Robo Trading Lengkap. Sistem trading otomatis akan menjalankan seluruh instruksi order jual dan beli pada saham dan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh nasabah sehingga nasabah tidak akan kehilangan momen. Di sistem ini semua bisa disetting user mau beli saham apa saja, di harga berapa, target berapa, banyaknya berapa hingga kapan mau dieksekusi.

Kedua, Charting Lengkap. Fitur charting dengan indikator dan tools lengkap dan up to date serta kalender aksi korporasi dengan notifikasi untuk mendukung keputusan investasi nasabah. Fitur charting ini akan memudahkan nasabah mengetahui pergerakan harga saham masa lalu dan prediksi ke depannya.

Editor: Herlina Kartika Dewi