Ini 10 saham Kompas100 dengan harga paling tertekan sejak awal tahun 2019



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Terdapat 10 emiten anggota Indeks Kompas100 yang mengalami tekanan harga saham paling dalam. Emiten tersebut bergerak di sektor industri dasar, media, poultry, perbankan, konstruksi dan pertambangan. 

Berikut daftar harga saham yang mengalami tekanan, mulai dari yang terdalam sejak awal tahun hingga, Jumat (9/8). 

Baca Juga: Laba tertekan, saham Medco Energi Internasional (MEDC) masih bisa jadi pilihan


1. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)

Emiten yang bergerak di sektor industri dasar ini mengalami tekanan harga 45,34% ytd, hinggap di level Rp 110 per saham. Adapun, kinerja keuangannya pada semester I-2019 membukukan pendapatan tumbuh 6% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (yoy) menjadi Rp 833,5 miliar. 

Sementara itu, laba anjlok 69% ke level Rp 7,5 miliar. Terutama karena beban penjualan yang melesat 150,3%. 

2. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)

Harga saham LPPF anjlok 41,61% sejak awal tahun ke level Rp 3.270. Adapun, kinerja keuangan LPPF menunjukkan penurunan pendapatan 0,67% yoy menjadi Rp 5,91 triliun. Penurunan tersebut diikuti oleh laba yang tertekan 13,42% menjadi Rp 1,16 triliun. 

3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Emiten yang bergerak di pertambangan terutama batubara ini, harga sahamnya anjlok 40,93% ke level Rp 2.450. Hingga saat ini, PTBA belum mengeluarkan laporan keuangannya.

Namun perlu diketahui, harga batubara masih dibayangi penurunan. Meskipun harga acuan Agustus menunjukkan kenaikan 1,04% ke level US$ 72,67

Baca Juga: Mayoritas saham IDX BUMN20 diprediksi hadapi tantangan, begini rekomendasi analis

Editor: Noverius Laoli