Ini 15 saham di indeks LQ45 yang punya PER paling rendah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik tipis 0,03% ke level 4.987,776 pada perdagangan Rabu (17/6). Dalam sebulan perdagangan, IHSG tercatat telah menguat 10,50%.

Meski demikian, masih ada emiten penghuni Indeks LQ45 yang memiliki price to earnings ratio (PER) yang rendah. Bahkan,ada yang memiliki PER di bawah 5 kali.

Baca Juga: IHSG menguat tipis, ini 10 saham terbanyak yang diborong asing Rabu (17/6)


Urutan pertama saham penghuni indeks LQ45 dengan PER terendah adalah saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). Saham produsen tekstil ini memiliki PER 2.12 kali dengan kapitalisasi pasar Rp 3,91 triliun.

Selanjutnya adalah saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dengan PER 3.39 kali. Saham emiten ritel ini memiliki kapitalisasi pasar Rp 4.63 triliun.

Di urutan ketiga ada saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan PER 4.72 kali. Emiten telekomunikasi ini memiliki kapitalisasi pasar Rp 28,8 triliun. Di posisi keempat, ada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan PER sebesar 4,99 kali. Perbankan pelat merah ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 84,85 triliun.

Melengkapi posisi lima besar, ada saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan PER sebesar 5,32 kali dan kapitalisasi pasar sebesar Rp 34,22 triliun.

Baca Juga: Ini 10 saham yang paling banyak dilego asing pada perdagangan Rabu (17/6)

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengamini, secara fundamental dasar harga saham-saham ini sudah cukup murah. Secara teknikal, saham-saham ini masih aman untuk dibeli investor.

“Secara teknikal masih aman karena berada pada fase uptrend,” terang Hendriko kepada Kontan.co.id, Rabu (17/6).

Melansir data RTI Business, berikut ini merupakan 15 saham Indeks LQ45 dengan PER terendah per penutupan Rabu (17/6)

Editor: Noverius Laoli