KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akan mengimplementasikan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) paling telat pada Juni 2022. Pada tahap awal itu, baru 16 pelaku penyedia jasa pembayaran(PJP) yang akan menerapkan standar baru . Mereka merupakan first mover atau penggagas SNAP dari perwakilan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta menyatakan SNAP diharapkan akan lebih memudahkan pelaku industri untuk mengintegrasikan dan mengembangkan layanan transaksi pembayarannya. “Ke-16 pelaku yang ditargetkan untuk implementasi awal selambatnya Juni 2022 (first mover) adalah Mandiri, BNI, BRI, BCA, Nobu, Gopay, OVO, LinkAja, Dana, DOKU, Midtrans, SPOTS, Yokke, BukaLapak, Tokopedia, Shopee,” ujarnya kepada Kontan.co.id pada akhir pekan.
Ini 16 penyedia jasa pembayaran yang siap terapkan SNAP pada Juni tahun depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akan mengimplementasikan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) paling telat pada Juni 2022. Pada tahap awal itu, baru 16 pelaku penyedia jasa pembayaran(PJP) yang akan menerapkan standar baru . Mereka merupakan first mover atau penggagas SNAP dari perwakilan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta menyatakan SNAP diharapkan akan lebih memudahkan pelaku industri untuk mengintegrasikan dan mengembangkan layanan transaksi pembayarannya. “Ke-16 pelaku yang ditargetkan untuk implementasi awal selambatnya Juni 2022 (first mover) adalah Mandiri, BNI, BRI, BCA, Nobu, Gopay, OVO, LinkAja, Dana, DOKU, Midtrans, SPOTS, Yokke, BukaLapak, Tokopedia, Shopee,” ujarnya kepada Kontan.co.id pada akhir pekan.