Ini alasan puluhan nasabah Jiwasraya sambangi DPR hari ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebanyak 48 nasabah Jiwasraya menyambangi Komisi VI DPR Rabu (4/12). Kedatangan mereka disambut oleh delapan anggota Komisi VI DPR, dan kemudian diadakan rapat dengar pendapat terkait masalah gagal bayar Jiwasraya.

Perwakilan nasabah Jiwasraya, Muslim Basya menjelaskan terdapat lima alasan akhirnya para nasabah Jiwasraya mendatangi DPR. Pertama, mereka menilai pembelian produk bancassurance Jiwasraya merupakan produk yang terjamin dan pasti dibayarkan ketika jatuh tempo karena milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga: Simak tiga tuntutan nasabah Jiwasraya


“Kedua, imbal hasil yang diberikan produk ini tergolong wajar bahkan lebih rendah dibandingkan produk asuransi lain. Namun di media, menyebutkan produk ini memiliki imbal hasil sangat besar sehingga muncul persepsi bahwa risiko sepadan dengan imbal hasil. Tapi itu semua tidak benar dan menyesatkan,” terang Muslim di gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/12).

Ketiga, kehidupan nasabah merasa terganggu dan dirugikan setelah hak mereka sebagai pemegang polis bancassurance tidak dibayarkan. Misalnya saja, tidak bisa membiayai pendidikan anak, pengembangan usaha macet, pembayaran hutang gagal dan terpaksa meminjam uang.

“Banyak juga diantara kami yang telah pensiun dan hanya memiliki simpanan yang ditempatkan pada produk bancassurance Jiwaraya tersebut,” sesalnya.

Baca Juga: Selesaikan Jiwasraya, Andre Rosiade: Erick Thohir tidak mungkin pilih opsi bailout

Keempat, nasabah mempertanyakan tugas dan fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas dan pengatur di sektor perasuransian.

Editor: Tendi Mahadi