Ini bocoran soal pembukaan Kartu Pekerja gelombang 17



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Informasi saja, batas pembelian pelatihan pertama gelombang 16 Kartu Prakerja sudah berakhir pada Kamis (29/4/2021) pukul 23.59 WIB. Gelombang 16 merupakan gelombang terakhir yang dibuka di semester pertama 2021. 

Dibuka tidaknya gelombang 17 akan ditentukan dari peserta yang dicabut kepesertaannya dari gelombang 12-15. 

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, saat ini masih ada lebih dari 8.000 peserta yang belum membeli pelatihan di hari terakhir pembelian pelatihan Prakerja gelombang 16. 


"Kurang dari 5 jam sebelum batas akhir pembelian pertama bagi peserta Kartu Prakerja gelombang 16 dan masih ada lebih dari 8.000 orang yang terancam dicabut kepesertaannya," kata Louisa kepada Kompas.com, Kamis (29/4/2021). 

Baca Juga: Kartu Prakerja gelombang 17 segera dibuka, ini perkiraan jumlah kuotanya

Pihaknya mengimbau kepada peserta untuk segera melakukan pembelian pelatihan di salah satu dari 7 platform digital yang dapat diakses melalui dashboard peserta. 

Sebelumnya, Louisa mengatakan masih ada 12.000 orang dari gelombang 16 yang belum membeli pelatihan pertama. "Saat ini kami masih memantau pergerakan kepesertaan dari gelombang 16. Dari sekitar 300 ribu peserta gelombang 16, ada 12.000 orang yang belum membeli pelatihan pertamanya," kata Louisa, 12 April 2021.  Louisa menambahkan, pihaknya telah mencabut kepesertaan 35.809 orang dari program Kartu Prakerja dari gelombang 12-15. 

Baca Juga: Peserta kartu prakerja gelombang 16 diimbau untuk segera membeli pelatihan pertamanya

Pencabutan kepesertaan prakerja tersebut, lantaran para peserta tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai peserta Program Kartu Prakerja. 

"Begitu banyak orang yang ingin bergabung dengan Program Kartu Prakerja, jangan sia-siakan kesempatan yang sudah ada di dashboard," ungkapnya. 

Jika kepesertaan dicabut, maka akan dialihkan ke orang lain. Pada tahun lalu, gelombang 11 dibuat karena terdapat banyak peserta yang tidak membeli pelatihan sebelum satu bulan. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie