Ini dia mata uang dengan cuan paling tinggi terhadap rupiah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasangan mata uang USD/IDR dan SGD/IDR diprediksi belum mencetak keuntungan paling besar di sepanjang tahun ini. Meski begitu, para analis menilai kedua pasangan mata uang tersebut tetap jadi yang paling menarik untuk dimiliki sebagai instrumen investasi. 

Sebenarnya jika dihitung sejak awal tahun, mata uang pasangan EUR/IDR berhasil catatkan keuntungan tertinggi setelah menguat 12,35%. Mengingat di akhir tahun 2019 lalu, euro masih Rp 15.553 dan pada Jumat (18/9) sudah berada di level Rp 17.474 per euro.

Mata uang selanjutnya yang berhasil mendapat cuan dari pelemahan rupiah di tahun ini adalah dolar Australia dan yen. Di mana, pairing AUD/IDR naik 11,3% dan yen capai 10,9% untuk yen. Sementara, cuan dari dolar AS dan dolar Singapura berkisar hanya ada di kisaran 5%-6% hingga akhir pekan ini.


Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, nilai tukar rupiah terhadap euro, dolar Australia, dan yen menguat tinggi karena didukung dari kegiatan ekspor impor antar negara tersebut. 

Baca Juga: Dolar AS bearish, rupiah perkasa di pekan ini

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menambahkan, selama pandemi Covid-19 menyerang mata uang komoditas seperti dolar Australia dan juga dolar Selandia Baru (NZD) menguat signifikan terbantu oleh kebangkitan manufaktur China dan negara tersebut yang paling mampu lebih cepat memulihkan ekonominya. 

Di luar itu, Sutopo mengatakan mata uang komoditas lain seperti dolar Kanada (CAD) juga banyak mendapat sentimen positif dari harga minyak. "Kebangkitan harga minyak adalah kebangkitan mata uang dolar Kanada," kata Sutopo. 

Selain itu, yuan dan swiss franc (CHF) turut menanjak signifikan karena statusnya sebagai mata uang safe haven. Status tersebut memang menjadi kelebihan dari dua mata uang itu di tengah pendemi virus corona.

Editor: Anna Suci Perwitasari