Ini dia respon perusahaan mobil hadapai banjir mobil bekas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perusahaan otomotif rasakan dampak penurunan penjualan dan transaksi mobil bekas. Salah satunya, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang mengungkapkan adanya penurunan jumlah transaksi saat ini.

Direktur ASSA Jany Chandra menjelaskan, penjualan mobil bekas dalam balai lelang untuk daerah Jakarta memang terjadi penurunan jumlah transaksi. "Tapi pasar di Jakarta hanya sekitar 30% dari total nasional sehingga tidak terlalu berpengaruh," kata dia kepada Kontan.co.id, Rabu (8/1). 

Jany menambahkan, terjadi penurunan harga jual untuk mobil umum atau MVP seperti Avanza dan Xenia sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Adapun kalau mobil supercar, Jany menjelaskan, biasanya tidak ada harga pasar yang jelas karena tergantung subyektifitas pembeli dan penjual saja. 


Penurunan harga mobil bekas sebenarnya sudah dapat diprediksi. Terlebih perusahaan jual beli mobil bekas Mobil88 menegaskan tidak akan membeli kendaraan bekas yang pernah terendam banjir.

Baca Juga: Usai banjir, pasar mobil bekas tahun ini makin tak jelas

Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer menyatakan "Mobil88 tidak akan membeli kendaraan bekas yang pernah terendam banjir. Jadi untuk kami pengaruhnya hampir tidak ada dari sisi supply," jelas dia. 

Namun, Halomoan tidak menampik bakal ada fenomena banyaknya mobil bekas yang pernah terendam banjir beredar. 

Menurutnya, pedagang mobil bekas bisa mengidentifikasi kendaraan yang pernah terendam banjir. Karena itu, biasanta mobil tersebut pasti akan ditawar murah sekali. Justru oleh pedagang lain diluar Mobil88, hal ini bisa jadi kesempatan untuk memperoleh untung besar.

Editor: Anna Suci Perwitasari