Ini langkah yang perlu dilakukan jika kontak erat dengan orang positif Covid-19



KONTAN.CO.ID - Tren kasus positif Covid-19 di Indonesia menunjukkan kenaikan yang cukup tinggi. Jika kontak erat dengan pasien positif Covid-19, ini langkah yang perlu dilakukan.

Mengingat angka kasus terkonfirmasi Covid-19 yang tinggi, Anda mungkin khawatir jika tidak sengaja telah melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar virus corona. 

Namun, Anda tidak perlu cemas hingga panik jika melakukan hal tersebut. Rasa panik justru akan membuat Anda membuat keputusan yang gegabah hingga menurunkan imun tubuh. 


Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan dr. Rita Rogayah, bersumber dari Instagram Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar), memberikan langkah-langkah yang perlu dilakukan jika melakukan kontak erat dengan orang yang positif Covid-19. 

Baca Juga: Ini jumlah formasi CPNS 2021 di Kemenkumham, lulusan SMA banyak dibutuhkan

Tindakan jika kontak erat dengan orang positif Covid-19

Berikut ini tindakan atau langkah yang perlu dilakukan jika melakukan kontak erat dengan orang terkonfirmasi Covid-19 yang dilansir dari Instagram Disdik Jabar:

  • Memastikan telah kontak erat
Sebelum melakukan tes swab atau isolasi mandiri, sebaiknya Anda memastikan dulu, apakah sudah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19 atau tidak. 

Kontak erat tidak seperti kontak biasa. Jika Anda bertemu dengan orang yang terkontaminasi virus corona tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), maka belum bisa disebut kontak erat. 

Namun, jika saat bertemu dengan orang tersebut ada pelanggaran prokes, sebaiknya Anda melakukan tes untuk memastikan apakah tertular atau tidak. 

  • Melakukan tes PCR atau swab antigen
Dianjurkan untuk melakukan tes PCR jika telah kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Tapi, jika tes PCR sulit didapat, Anda bisa melakukan tes swab antigen.

Tes dilakukan setelah tiga hari melakukan kontak erat dengan orang terkontaminasi virus corona. Dalam kurun waktu tiga hari, biasanya sudah muncul tanda-tanda infeksi virus sehingga mudah terdeteksi oleh alat tes.

Baca Juga: Agar daya tahan tubuh tak menurun, jangan konsumsi 8 makanan ini!