Ini penyebab produksi batubara Samindo Resources (MYOH) turun di kuartal I 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Volume produksi batubara PT Samindo Resources Tbk (MYOH) mengalami penurunan sepanjang tiga bulan pertama 2020.

Kepala Hubungan Investor Samindo Resources, Ahmad Zaki Natsir, mengatakan, volume produksi batubara Samindo Resources di kuartal I-2020 sebanyak 2,7 juta ton, turun 14,5% dari periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Harga Minyak Menekan Bursa Saham, Ada Emiten yang Buntung Tak Sedikit yang Untung


Sementara itu, jumlah realisasi volume pengupasan overburden (OB) removal Samindo Resources pada kuartal I-2020 sebesar 10,1 juta bank cubic meter (bcm). Realisasi ini turun 21% dari pencapaian volume pengupasan OB pada kuartal I-2019.

Zaki mengatakan, turunnya realisasi produksi batubara dan lapisan OB disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak mendukung. “Curah hujan di awal tahun selalu tinggi. Jadi, seringkali operasi terhenti,” terang Zaki kepada Kontan.co.id, Rabu (29/4).

Asal tahu, tahun lalu Samindo Resources mencatatkan volume coal getting sebesar 11,1 juta ton atau tumbuh 13,49% secara tahunan. Sementara itu, realisasi volume pengupasan lapisan penutup mencapai 55,2 juta bcm pada tahun lalu atau naik 1,09% secara tahunan.

Meski tidak menyebut angka pasti, namun Zaki mengatakan volume coal getting tahun ini dipastikan naik namun dengan volume OB yang turun.

Baca Juga: Emiten sektor ini bisa mendulang cuan besar saat harga minyak terperosok

Pun begitu dengan realisasi kontrak baru. Zaki bilang, MYOH belum mendapatkan kontrak baru. Ditambah, kondisi saat ini turut membatasi kegiatan pengembangan bisnis MYOH.

“Target produksi nasional tahun ini kan di bawah dari produksi aktual tahun lalu, pasti banyak juga yang produksinya dikurangi tahun ini,” pungkas Zaki.

Editor: Noverius Laoli